Konverter OGG ke WAV

Ubah audio OGG (Vorbis) jadi file WAV standar untuk mengedit, sampling, atau aplikasi yang butuh PCM tanpa kompresi. Semuanya jalan di browser kamu, jadi file kamu tidak pernah keluar dari perangkatmu.

Loading tool…

OGG adalah wadah yang hampir selalu berisi Vorbis, codec bebas royalti yang disukai game engine, Audacity, Discord, dan audio Wikimedia. WAV ada di sisi berlawanan, wadah PCM tanpa kompresi dari Microsoft dan IBM yang bisa dibuka secara native oleh setiap DAW, sampler hardware, dan editor audio, tanpa perlu paket codec atau plugin. Mengubah OGG ke WAV mendekode aliran Vorbis kembali jadi sampel 16-bit mentah, memberimu file yang bisa dibaca dan digeser sisa rantai kerjamu begitu kamu menaruhnya.

Pakai ini setiap kali sesuatu di alur kerjamu benar-benar menolak mengimpor file .ogg, hal yang umum pada editor lama, alat pembakar CD, dan sampler mandiri yang cuma paham WAV. Karena WAV sudah berisi PCM jadi, ia juga memuat dan mencari lebih cepat daripada file terkompresi yang harus didekode secara langsung, hal yang penting saat kamu memotong loop atau menyelaraskan transien. Alat ini mendekode sekali dan mempertahankan sample rate serta tata letak channel asli dari OGG, jadi kamu tidak menumpuk lapisan lossy tambahan di atas kompresi Vorbis.

How it works

  1. 1

    Taruh file OGG kamu.

  2. 2

    Klik konversi untuk mendekodenya jadi WAV 16-bit.

  3. 3

    Unduh file WAV kamu.

When to use it

  • Mengubah loop atau sample OGG yang diekspor dari Audacity jadi WAV siap edit sebelum kamu memotongnya di Ableton Live atau FL Studio, yang tidak andal mengimpor Vorbis.
  • Memuat audio game engine (Unity dan Godot sama-sama memakai OGG secara default) ke Akai MPC atau sampler Elektron yang cuma membaca file WAV dari kartu SD-nya.
  • Mendekode klip suara atau stem OGG jadi PCM 16-bit supaya aplikasi pembakar CD atau editor video seperti DaVinci Resolve mau menerimanya sebagai soundtrack.

OGG Vorbis vs WAV

OGG VorbisWAV
LosslessNoYes
Typical sizeSmall (efficient)Large (uncompressed)
Best forGames & open-source appsEditing, DAWs, mastering
CompatibilityAndroid, browsers, open-sourceAll editors & players

FAQ

Apakah mengubah OGG ke WAV akan meningkatkan kualitas audio?

Tidak. OGG Vorbis bersifat lossy, jadi detail yang dibuang saat encoding Vorbis memang sudah hilang. WAV memberimu salinan PCM 16-bit tanpa kompresi yang mudah diedit, tapi tidak bisa mengembalikan kualitas yang memang tidak pernah dimiliki OGG aslinya.

Kenapa file WAV jauh lebih besar daripada OGG?

WAV menyimpan audio PCM tanpa kompresi, sedangkan OGG memakai kompresi Vorbis. WAV biasanya beberapa kali lebih besar untuk audio yang sama, itu pertukaran wajar demi format lossless yang ramah untuk diedit.

Sample rate dan bit depth berapa yang dihasilkan WAV-nya?

Ia didekode jadi PCM standar 16-bit dan mempertahankan sample rate asli OGG tanpa resampling, jadi sumber 44,1 kHz tetap 44,1 kHz dan sumber 48 kHz tetap 48 kHz. Tata letak channel juga dipertahankan, OGG stereo tetap stereo, OGG mono tetap mono. Kamu mendapat salinan tanpa kompresi yang setia, bukan yang diresample.

Apakah OGG sama dengan Opus, dan apakah ini bisa mengubah file Opus?

Tidak persis. OGG hampir selalu berarti Ogg Vorbis, dan untuk itulah alat ini dibuat, sedangkan Opus adalah codec lebih baru yang kadang juga disimpan di dalam wadah Ogg. Kalau file .ogg atau .opus tidak bisa didekode di sini, kemungkinan itu Opus atau varian lain yang tidak dikenali versi browser, jadi dalam kasus itu pakai konverter khusus Opus.

Apakah tag artis, judul, dan album akan ikut terbawa ke WAV?

Biasanya tidak. OGG memakai komentar Vorbis untuk metadata, tapi WAV cuma punya dukungan tag minimal, jadi field seperti artis, judul, dan album biasanya hilang saat konversi. Alat ini fokus pada audionya sendiri, jadi tambahkan lagi tag yang kamu butuhkan di editor atau aplikasi tagging khusus setelahnya.

Related tools